Akhirnya jariyah sedekah di Kaum Muholla Al- Falah menjadi sangat ngetrend, dalam 1 bulan saja bisa terkumpul lebih dari 500rb, padahal untuk operasional Musholla paling hanya butuh utk listrik, kebersihan. Akhirnya dari umat kembali ke Umat, dana ini berkembang menjadi dana sosial. Yang telah berjalan adalah sumbangan dana kematian dan sumbangan rawat inap kaum Musholla Al-falah. Untuk lebih bermanfaat lagi, tidak hanya untuk kematian dan rawat inap, pengurus Muholla nampaknya jeli melihat permasalahan lain di kaumnya, yaitu bujang nganggur. Pengurus berinisiatif untuk memasang ledeng PDAM, dan dengan modal uang jariyah air ledeng itu akan dijual untuk umum. Akhirnya pengangguran juga teratasi, kaum Musholla memiliki air lebih bersih & sehat untuk dikonsumsi. Dana sosial Musholla akan bertambah dan dapat digunakan untuk kemaslakhatan kaum Musholla seperti rencana pembiayaan pra upaya berobat rawat jalan di Balai Pengobatan Monas untuk warga Musholla- Alfalah yang perhitungannya sedang menjadi penelitian Skripsi Mahasiswa Unsoed Purwokerto dan mungkin akan berkembang menjadi lebih sosial & religius. Pada akhirnya Jariyah mignguan Musholla akan diganti dengan bulanan saja sehingga dana jariyah bulanan hanya untuk operasional Musholla, dan utk dana sosial bisa berasal dari usaha Musholla itu. Dari umat untuk umat, lebih sehat, lebih giat ibadah dan menjadikannya sebagai trend! ini baru Musholla keren, jangan kalah dgn diskotik!!!
Sabtu, 18 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar